BNN Kota Kendari Gelar FGD
BNN Kota Kendari Gelar FGD

Kendari, (Inmas Sultra) — Setelah sukses membentuk Kader Penyuluh Anti Narkoba (KPAN) di lingkungan swasta dan pemerintahan, kini Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari menggelar Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan KPAN yang terbentuk sebelumnya.

Kepala BNNK Kendari, Hj. Murniaty mengatakan, berdasarkan hasil penelitian UI dan BNN, mayoritas penyalahguna dari narkoba merupakan pekerja swasta, sehingga melalui kegiatan tersebut kader yang telah dibentuk diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Dengan penguatan kader ini, maka mereka (kader red) akan lebih berani dan berperan memeranginya. Minimal bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan pekerjaan,” ujarnya, selasa (3/12).

Menurutnya, pada kegiatan tersebut kader mendapatkan informasi dan ilmu tambahan terkait narkoba serta upaya pencegahannya, yang merupakan salah satu bentuk pembekalan lanjutan yang secara intens digelar oleh lembaga yang dipimpinnya. selain berperan di lingkungan kerjanya para kader dapat juga menjadi perpanjangan tangan di lingkungan tenpat tinggalnya, apa lagi kedepannya BNN berencana membentuk kelurahan anti narkoba.

“Dari program kelurahan anti narkoba ini, maka kader yang tinggal di lingkungan tersebut dapat bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan pemerintah setempat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” paparnya.

Disebutkan, dalam FGD yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari dan diikuti 30 KPAN gelombang dua dari lingkungan kerja swasta tersebut, pihaknya dan kader berhasil merumuskan sembilan hasil diskusi. Salah satu rumusan itu adalah kader senantiasa berperan aktif menciptakan lingkungan yang kondusif, untuk mendukung program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

“Dalam sembilan rumusan hasil diskusi ini, dijelaskan bahwa dalam tekruitmen pekerja wajib menyerahkan salah satu syarat bebas narkoba bagi calon pekerja, yang merupakan rekomendasi dari BNNK Kendari atau BNNP Sultra,” jelasnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sultra, Wahyudin Ukun yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, pihaknya mendukung kegiatan yang digelar oleh BNNK Kendari. sehingga melalui kegiatan itu para kader dapat mengetahui tugas dan tanggung jawabnya kedepan dalam membantu BNN menyukseskan program P4GN.

“Dari proses diskusi ini saya lihat masih ada diantara para kader ini, yang tidak paham dengan penjatuhan hukuman bagi penyalahguna narkoba, perlu diketahui bahwa lembaga peradilan sudah tidak dibawah Kemenkumham, melainkan sudah berdiri sendiri dan sepenuhnya bertanggung jawab pada Makhamah Agung (MA),” ungkapnya. (naz/SO) (Sumber : http://sultra.kemenag.go.id)