Terhimpit Ekonomi, IRT Nekat Jadi Kurir

Himpitan ekonomi seringkali menjadi pemicu bagi seseorang mengambil jalan pintas untuk mencari uang tanpa mengenal batas. Seorang ibu rumah tangga nekat membawa narkoba dengan upah menggiurkan. ST (34), kini harus berurusan dengan hukum karena kedapatan menyelundupkan sabu seberat 1 kg di Balikpapan, Sabtu (1/8). Ia diamankan di sekitar Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Saat diberondong pertanyaan, ST duduk terdiam seribu bahasa. Perlahan, dari bibirnya terlontar pengakuan bahwa ia rela dibayar Rp 20 juta jika bersedia membawa narkoba. Dalam aksinya kali ini, ia menyelundupkan narkoba dalam pakaian dalam bagian atas dan bawah.

Dikutip dari portal media setempat, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalimantan Timur menyebut, ibu satu anak ini berperan sebagai kurir dalam jaringan pengedar narkoba. Ditambahkan, bahwa keterlibatan ST dalam jaringan ini karena perekonomian yang sulit sejak ia ditinggalkan sang suami.

Menurut catatan petugas, ST diketahui telah beberapa kali berpetulang ke berbagai daerah di Indonesia, seperti, Jakarta, Balikpapan, Makassar dan juga Bali. Seperti dilansir dalam portal sapos.co.id, Kabid Brantas BNNP Kaltim mengatakan pihaknya akan terus melakukan penelusuran dan pengembangan terhadap kasus ini. (dari berbagai sumber)