BNN KOTA KENDARI GANDENG UHO PERANGI NARKOBA
BNN KOTA KENDARI GANDENG UHO PERANGI NARKOBA

Penyalahgunaan narkoba saat ini sangat memprihatinkan karena telah menimpa generasi muda mulai dari anak SD sampai perguran tinggi. Mereka yang menyalahgunakan narkoba akan mengalami kerusakan fisik dan ketidakseimbangan emosi akibat fungsi syaraf dan otak terganggu. Untuk itu perlu adanya usaha pencegahan sedini mungkin, salah satunya dengan melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba di lingkungan perguruan tinggi  Universitas Haluoleo Kendari.

 Sambutan dari Rektor Unhalu yang diwakili oleh Wakil Rektor III Unhalu, DR. La Ode Ngkoemani, mengawali kegiatan penyuluhan yang berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Haluoleo pada Selasa (19/04). Ngkoemani menyampaikan bahwa sebagai bentuk komitmen Unhalu dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) adalah melalui keikutsertaan dalam Asosiasi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (Artipena).

Dalam konteks Tridharma Perguruan Tinggi, kampus dapat melakukan kegiatan program penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat, serta memasukkan kurikulum P4GN dalam kegiatan akademik.

“Untuk menjaga lingkungan kampus dari penyalahgunaan narkoba maka kedepannya dalam penerimaan mahasiswa baru maupun pada saat melaksanakan tugas akhir perkuliahan setiap mahasiswa harus menyertakan surat keterangan bebas narkoba” pungkas Ngkoemani.

Kepala BNN Kota Kendari, Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt sebagai narasumber dalam kegiatan menyampaikan bahwa pola penyalahgunaan narkoba mula mula di awali dengan bujukan, penawaran, ataupun tekanan dari seseorang atau kelompok yang bersangkutan. Dorongan rasa ingin tahu, ingin mencoba dan atau ingin merasakan membuat seseorang mau menerima tawaran tersebut. 

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah perilaku manusia bukan semata-mata masalah zat atau narkoba itu sendiri. Maka dalam usaha pencegahan meluasnya pengaruh penyalahgunaan narkoba itu perlu pendekatan tingkah laku. Tentu saja hal ini perlu selektif, jangan sampai terjadi sebaliknya. Karena dorongan rasa ingin tahu justru terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. 

“Maka perlu dikembangkan cara belajar hidup bertanggung jawab. Karena adanya penyalahgunaan narkoba diikuti dengan mengendornya nilai-nilai kehidupan agama maupun sosial-budaya yang juga meningkatkan timbulnya seks bebas dan berakibat adanya penyakit kelamin maupun kehamilan tak diinginkan” ungkap Murniaty.

 



Selayang Pandang

Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt, 1. Memimpin BNN Kota Kendari dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang BNN dalam wilayah Kota Kendari. 2. Mewakili Kepala BNN dengan instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat dalam wilayah Kota Kendari

Video

Pesan