Penyuluhan Bahaya Narkoba di Sma Negeri 1 Kendari

Mengawali program kerja tahun 2016 BNN Kota Kendari menggelar penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba pada tingkat sekolah menengah atas dengan sasaran SMA Negeri  1 Kendari yang berlangsung pada Senin (25/01) bertempat di Ruang Rapat SMA Negeri 1 Kendari.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kendari , Drs. H. Muhammad Ali, M.Si   dalam sambutannya menyatakan sangat berterima kasih akan kedatangan tim penyuluh BNN Kota Kendari “Penyalahgunaan narkoba merupakan perbuatan yang melanggar hukum berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, sehingga kami berharap setelah para siswa memperoleh materi bahaya narkoba mereka dapat menyampaikan kembali kepada rekan-rekannya, sehingga tidak terjerumus dalam tindakan penyalahgunaan narkoba” ungkap Muh. Ali.

TIPS MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Pengguna Narkoba dikalangan remaja dinilai sangat memprihatinkan. Ini dilihat dengan angka pengguna narkotika yang semakin meningkat dan jenis yang digunakan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari. 

WASPADAI PEREDARAN NARKOBA DI KALANGAN PELAJAR !!!

Hingga kini peredaran Narkoba dikalangan pelajar semakin meningkat. Mengingat cara mendapatkan narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sudah sangat mudah. Upaya pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus akibat penyalahgunaan narkoba.

BNN KOTA KENDARI BENTUK SATGAS ANTI NARKOBA  LINGKUNGAN KERJA SWASTA

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia masih menjadi permasalahan nasional termasuk di Kota Kendari. Dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di perlukan berbagai upaya konkrit untuk menekan angka prevalensi penyalahguna narkoba dari semua komponen masyarakat. Peran lingkungan kerja swasta di Kota Kendari sangat  strategis dan memegang peranan penting untuk  membendung penyalahgunaan narkoba yang semakin memprihatinkan.

KODIM 1417/KENDARI SIAP BERANTAS NARKOBA

Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba akhir-akhir ini telah merambah ke semua elemen masyarakat Indonesia. Penduduk Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar dengan kondisi geografis kepulauan menjadi pintu masuk yang sangat mudah untuk menyelundupkan Narkoba. Anggota TNI Angkatan Darat sebagai salah satu garda terdepan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu mengetahui jenis-jenis dan peredaran narkoba yang sudah sedemikian canggihnya.

BNN KOTA KENDARI PERSIAPKAN  LEMBAGA REHAB KOMPONEN MASYARAKAT

Dalam rangka mewujudkan Indonesia menuju negeri bebas narkoba, BNN tidak bisa serta merta hanya mengandalkan aspek pemberantasan atau pemutusan jaringan sindikat, namun harus diimbangi dengan terapi rehabilitasi yang maksimal. Besarnya jumlah penyalahguna narkoba yang belum menjalani terapi rehabilitasi, akan menjadi pangsa pasar narkoba yang cukup besar bagi para bandar, sehingga pasokan narkoba kemungkinan akan terus membanjiri negeri ini.

130 ORANG PECANDU NARKOBA  DI REHABILITASI

Dalam rangka mewujudkan Indonesia menuju negeri bebas narkoba 2015, BNN tidak bisa serta merta hanya mengandalkan aspek pemberantasan atau pemutusan jaringan sindikat, namun harus diimbangi dengan terapi rehabilitasi yang maksimal. Besarnya jumlah penyalahguna narkoba yang belum menjalani terapi rehabilitasi, akan menjadi pangsa pasar narkoba yang cukup besar bagi para bandar, sehingga pasokan narkoba kemungkinan akan terus membanjiri negeri ini.

BNN Kota Kendari Gelar FGD

Kendari, (Inmas Sultra) — Setelah sukses membentuk Kader Penyuluh Anti Narkoba (KPAN) di lingkungan swasta dan pemerintahan, kini Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari menggelar Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan KPAN yang terbentuk sebelumnya.

BNN Kota Kendari Gelar Sosialisasi P4GN

Badan Narkotika Nasional Kota ( BNNK) Kendari menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di sejumlah satuan pendidikan di Kota Kendari. Kegiatan itu dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba , khususnya di kalangan pelajar.

Tantangan persoalan Narkotika ke depan kian berat, sehingga para pejabat BNN eselon II, III dan IV yang baru dilantik hari ini, dituntut untuk lebih fokus dan semangat untuk mengatasi masalah Narkotika yang kian dahsat.

  • 1
  • 2(current)
  • 3

Selayang Pandang

Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt, 1. Memimpin BNN Kota Kendari dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang BNN dalam wilayah Kota Kendari. 2. Mewakili Kepala BNN dengan instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat dalam wilayah Kota Kendari

Video

Pesan