Kendari, (Inmas Sultra) — Setelah sukses membentuk Kader Penyuluh Anti Narkoba (KPAN) di lingkungan swasta dan pemerintahan, kini Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari menggelar Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan KPAN yang terbentuk sebelumnya.

Badan Narkotika Nasional Kota ( BNNK) Kendari menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di sejumlah satuan pendidikan di Kota Kendari. Kegiatan itu dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba , khususnya di kalangan pelajar.

Tantangan persoalan Narkotika ke depan kian berat, sehingga para pejabat BNN eselon II, III dan IV yang baru dilantik hari ini, dituntut untuk lebih fokus dan semangat untuk mengatasi masalah Narkotika yang kian dahsat.

Himpitan ekonomi seringkali menjadi pemicu bagi seseorang mengambil jalan pintas untuk mencari uang tanpa mengenal batas. Seorang ibu rumah tangga nekat membawa narkoba dengan upah menggiurkan. ST (34), kini harus berurusan dengan hukum karena kedapatan menyelundupkan sabu seberat 1 kg di Balikpapan, Sabtu (1/8). Ia diamankan di sekitar Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Akhir-akhir ini fenomena kenakalan remaja makin meluas tidak hanya berupa kenakalan/vandalisme tetapi mengarah kepada penganiayaan bahkan pembunuhan. Fenomena

Selayang Pandang

Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt, 1. Memimpin BNN Kota Kendari dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang BNN dalam wilayah Kota Kendari. 2. Mewakili Kepala BNN dengan instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat dalam wilayah Kota Kendari

Video

Pesan