Kendari (07/03/17); Indonesia saat ini tengah berada dalam keadaan darurat narkoba. Kondisi ini didasarkan pada berbagai data dan fakta permasalahan narkoba yang mengkhawatirkan, dan perlu penanganan secara serius dan komprehensif dari seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara.

Kendari (29/03/17); Melalui kegiatan bersumber DIPA, BNN Kota Kendari melaksanakan Diseminasi Informasi pada Kelompok Masyarakat di aula pertemuan kantor kecamatan Kendari Barat dengan peserta sebanyak 50 orang berasal dari perwakilan TP-PKK Kec. Kendari Barat, Majelis Taklim, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Acara ini dihelat selama setengah hari dengan narasumber Kepala BNN Kota Kendari Dra. Hj. Murniaty M, MPH, Apt.

Kendari (24/03/17), Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi P4GN pada salah satu instansi pemerintah di Kota Kendari. Pada kesempatan ini BNN Kota Kendari mendapatkan undangan untuk menyampaikan sosialisasi P4GN di Kemenag Kota Kendari yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNN Kota Kendari dan Kemenag Kota Kendari tentang Pelaksanaan Program P4GN melalui Aspek Keagamaan.

Kegiatan kategori nondipa ini dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Kendari dengan diikuti oleh 69 orang penyuluh agama yang tersebar pada seluruh wilayah kecamatan se-Kota Kendari. Dalam kesempatan ini Kepala BNN Kota Kendari menyampaikan bahwa keterlibatan lintas sektor sangatlah penting untuk mewujudkan Kota Kendari yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, hal ini dapat membantu agar penyebarluasan informasi P4GN pada masyarakat dapat mencakup wilayah yang lebih luas.

Kendari (21/03/17), Tingginya prevalensi penyalahgunaan narkoba kategori coba pakai dikalangan pelajar dan mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mencapai presentase 65.7% merupakan keprihatinan bersama sebab generasi muda Sultra banyak yang terpapar narkoba.

Menyikapi persoalan tersebut, BNN Kota Kendari mengajak TP-PKK Kota Kendari untuk melakukan upaya pencegahan bahaya dan peredaran narkoba melalui kegiatan diseminasi P4GN bagi keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/03/17) di salah satu hotel Kota Kendari dengan melibatkan 50 orang peserta anggota TP-PKK yang tersebar pada 10 Kecamatan di Kota Kendari.

Kendari (20/03/17), Dalam rangka mewujudkan aparat TNI yang sehat terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran Narkoba, Kodim 1417/Kendari menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari melaksanakan giat Sosialisasi bahaya narkoba terhadap para Babinsa dengan tema “Bahaya dan Efek yang ditimbulkan dari Penyalahgunaan Narkoba”, dengan narasumber Dra. Hj. Murniaty M., MPH, Apt. (Kepala BNN Kota Kendari) dengan jumlah peserta 81 orang, yang dilanjutkan dengan pelaksanaan screening tes urine terhadap 50 personil yang terpilih. Giat dilaksanakan di Aula Kodim 1417/Kendari (Senin, 20/3/17).

Sejumlah warga Kelurahan Kampung Salo memperoleh keterampilan pembuatan kerupuk stik ikan  yang difasilitasi oleh BNN Kota Kendari, dengan menghadirkan instruktur bersertifikat yang kompeten dibidang pembuatan stik ikan. 

Kepala BNN Kota Kendari, Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt , saat membuka kegiatan Pemberdayaan Alternatif dan Pengembangan Kapasitas Pembuatan Kerupuk Stik Ikan di Kelurahan Kampung Salo Angkatan III, Senin (16/05) mengatakan bahwa berbekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan dapat membentuk kelompok usaha yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan keluarga. 

Saat ini penyalahgunaan narkotika di Indonesia kian meningkat tajam, hal ini dibuktikan dengan kian banyaknya kasus-kasus penyalahgunaan narkotika yang diungkap oleh aparat berwenang. Kondisi tersebut tentu saja sangat memprihatinkan mengingat sasaran dari penyalahgunaan narkoba tidak mengenal batas usia, tingkat pendidikan, latar belakang ekonomi maupun pekerjaan. Bahkan kalangan pelajar TK, SD, dan SMP sudah ada yang terpapar narkoba. 

BNN Kota Kendari kembali melaksanakan Diseminasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Pendidikan SMPN 18 Kendari, yang berlangsung pada Senin (16/05) lalu.

Penyalahgunaan narkoba saat ini sangat memprihatinkan karena telah menimpa generasi muda mulai dari anak SD sampai perguran tinggi. Mereka yang menyalahgunakan narkoba akan mengalami kerusakan fisik dan ketidakseimbangan emosi akibat fungsi syaraf dan otak terganggu. Untuk itu perlu adanya usaha pencegahan sedini mungkin, salah satunya dengan melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba di lingkungan perguruan tinggi  Universitas Haluoleo Kendari.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari  melakukan kegiatan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Kampus Poltekkes (Politeknik Kesehatan) Kendari pada Kamis (28/01) yang diikuti peserta dari perwakilan Prodi/Jurusan Analisis Kesehatan, Keperawatan, dan Kebidanan.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan di Aula Kampus Poltekkes Kendari  adalah Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Poltekkes Kendari,  Askrening,  SKM., Kes, yang dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak BNN Kota Kendari atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan bahaya narkoba, karena sasaran narkoba saat ini  tidak lagi  mengenal usia muda maupun tua. 

Selayang Pandang

Dra. Hj. Murniaty M., MPH., Apt, 1. Memimpin BNN Kota Kendari dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang BNN dalam wilayah Kota Kendari. 2. Mewakili Kepala BNN dengan instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat dalam wilayah Kota Kendari

Video

Pesan